G
N
I
D
A
O
L

Temukan Inspirasi dan Solidaritas di Alam, Fianissa Siswi DKV SMK Poncol: LDKS 2026 di Gunung Geulis Seru Banget!

GUNUNG GEULIS, 18 Agustus 2026 – Bagi sebagian siswa, kegiatan di alam terbuka mungkin terasa melelahkan. Namun, tidak bagi Fianissa. Siswi kelas 10 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Poncol ini justru tampak paling ceria dan penuh energi di sela-sela kegiatan hari pertama Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) 2026 di Kampung Jawa, kaki Gunung Geulis.

Bagi Fianissa, LDKS tahun ini memberikan pengalaman yang jauh berbeda dari ekspektasinya. Alih-alih merasa terbebani, ia justru menemukan kebahagiaan dan banyak manfaat berharga yang tidak bisa ia dapatkan di dalam ruang kelas.

 

Kesan Gembira: Dari Layar Monitor ke Pemandangan Desa Gunung Geulis

Sebagai anak DKV yang kesehariannya lekat dengan layar komputer, drawing tablet, dan ruang ber-AC, kegiatan di alam terbuka menjadi tantangan sekaligus penyegaran yang luar biasa bagi Fianissa.

“Jujur, awalnya saya kira LDKS ini bakal berat dan bikin stres karena harus jauh-jauh dari layar monitor dan software desain. Tapi ternyata malah seru dan menyenangkan banget! Udaranya di Kampung Jawa ini segar, pemandangan Gunung Geulis-nya juga memukau. Sempat-sempatnya saya foto landscape di sini buat cari inspirasi tugas gambar nanti. Suasananya bikin happy, teman-teman satu kelompok juga solid dan lucu-lucu, jadi capeknya kerasa hilang,”* ungkap Fianissa dengan senyum lebar saat diwawancarai di area istirahat tenda.

 

Manfaat Nyata: Melengkapi Skill DKV dengan Soft Skill Kepemimpinan

Lebih dari sekadar jalan-jalan ke pegunungan, Fianissa menyadari bahwa LDKS ini memberikan manfaat praktis yang sangat berguna bagi pengembangan dirinya, baik sebagai siswa maupun sebagai calon desainer masa depan.

“Manfaatnya kerasa banget, terutama soal kerja sama tim dan komunikasi. Di jurusan DKV, saya terbiasa mengerjakan tugas desain secara individu di depan laptop. Tapi di LDKS ini, saya dipaksa untuk turun ke lapangan, kerja bareng tim buat bangun tenda, bagi-bagi logistik, dan pecahin masalah bareng-bareng. Saya jadi belajar kalau ide atau desain yang bagus itu butuh kolaborasi, dan komunikasi yang baik itu kuncinya,” jelasnya.

Selain itu, gemblengan materi dari para TNI Kodim 0501 Jakarta Pusat di siang hari juga memberikan dampak positif bagi kedisiplinan pribadinya.

“Saya jadi lebih berani tampil di depan, lebih disiplin mengatur waktu, dan nggak gampang mengeluh. Kalau nanti saya dapat tugas desain yang deadline-nya mepet atau revisi berkali-kali, saya yakin mental saya bakal lebih kuat karena sudah ‘ditempa’ di sini,” tambah Fianissa.

Menutup percakapan, Fianissa berharap semangat yang ia rasakan di hari pertama ini dapat bertahan hingga hari terakhir LDKS, dan bahkan terbawa hingga ia kembali ke bangku sekolah di Jakarta.

“Pokoknya LDKS SMK Poncol 2026 di Desa Gunung Geulis ini bakal jadi kenangan kelas 10 yang paling berkesan. Saya siap jadi siswi DKV yang nggak cuma jago desain, tapi juga punya leadership dan solidaritas yang tinggi!” tutupnya dengan nada penuh semangat.

Keceriaan dan wawasan yang ditunjukkan oleh Fianissa ini menjadi bukti bahwa LDKS SMK Poncol 2026 berhasil mengemas materi kepemimpinan menjadi pengalaman yang menyenangkan, bermakna, dan relevan dengan minat bakat para siswanya. ( DV )

BACA JUGA  LDKS 2025, MEMBAKAR SEMANGAT KEPEMIMPINAN DI BULAN KEMERDEKAAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan kirim
Silahkan Chat
Scan the code
Admin SMK Poncol
Hallo, ada yang bisa dibantu ?...