G
N
I
D
A
O
L

Materi Wawasan Kebangsaan TNI Terangi Malam Pertama LDKS SMK Poncol 2026 di Bawah Sinar Rembulan

KAMPUNG JAWA, GUNUNG GEULIS – 18 Agustus 2026 – Rangkaian kegiatan hari pertama Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMK Poncol 2026 ditutup dengan suasana yang mendalam dan penuh refleksi. Di bawah hamparan langit malam yang dihiasi sinar bulan yang terang benderang, ratusan peserta berkumpul di lapangan terbuka kawasan perkemahan Kampung Jawa, Desa Gunung Geulis, untuk mengikuti materi penutup: Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang dibawakan langsung oleh personil TNI dari Kodim 0501 Jakarta Pusat.

Berbeda dengan suasana siang hari yang dinamis dan penuh teriakan komando, malam ini menghadirkan atmosfer yang jauh lebih khidmat. Cahaya rembulan yang menerangi lapangan menciptakan kontras yang indah dengan keseriusan materi yang disampaikan. Angin malam yang sejuk berpadu dengan keheningan alam sekitar, membuat para peserta lebih fokus, tenang, dan terbuka untuk meresapi setiap kata yang diucapkan oleh para instruktur.

Materi Wawasan Kebangsaan malam ini difokuskan pada penanaman nilai-nilai cinta tanah air, sejarah perjuangan bangsa, serta pemahaman mendalam mengenai Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Personil TNI yang bertindak sebagai pemateri menekankan bahwa jiwa kepemimpinan sejati tidak dapat dipisahkan dari rasa nasionalisme dan tanggung jawab terhadap keutuhan bangsa.

“Di bawah langit malam yang tenang ini, kami ingin adik-adik merasakan bahwa menjaga negara ini bukan hanya soal mengangkat senjata di medan perang. Bagi kalian, pelajar SMK Poncol, menjaga negara berarti menjaga integritas diri, menjunjung tinggi kejujuran, menghormati perbedaan di sekolah, dan menjadi pemuda yang berprestasi untuk masa depan Indonesia,” ujar Peltu Eka, salah satu instruktur TNI, dengan suara lantang namun penuh kehangatan di tengah lapangan.

Pendekatan materi di malam hari ini terbukti sangat efektif menyentuh sisi emosional dan spiritual para peserta. Banyak siswa yang tampak termenung dan serius menyimak, menyadari bahwa peran mereka sebagai generasi muda jauh lebih besar daripada sekadar urusan akademis atau organisasi sekolah semata. Sesi tanya jawab yang berlangsung setelahnya juga dipenuhi dengan pertanyaan reflektif mengenai peran pemuda di era digital dan tantangan menjaga persatuan di tengah arus globalisasi.

Salah satu peserta, Rizki dari kelas X Teknik Kendaraan Ringan, mengungkapkan kesan mendalamnya. “Materi siang hari membuat kami disiplin secara fisik, tapi materi malam ini di bawah sinar bulan benar-benar menyentuh hati. Saya jadi sadar bahwa menjadi ketua kelas atau pengurus OSIS itu adalah bentuk kecil dari pengabdian kita pada negara. Rasanya sangat magis dan membuat saya semakin bangga menjadi bagian dari Indonesia,” ungkapnya.

Dengan bekal karakter dari para Wali Kelas di pagi hari, kedisiplinan ala TNI di siang hari, dan renungan kebangsaan di malam hari, hari pertama LDKS ini resmi berakhir. Para peserta kembali ke tenda masing-masing dengan pikiran yang lebih jernih dan hati yang lebih mantap, siap menghadapi tantangan materi outbound dan manajemen organisasi yang menanti di hari esok.(DV)

BACA JUGA  Temukan Inspirasi dan Solidaritas di Alam, Fianissa Siswi DKV SMK Poncol: LDKS 2026 di Gunung Geulis Seru Banget!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan kirim
Silahkan Chat
Scan the code
Admin SMK Poncol
Hallo, ada yang bisa dibantu ?...